Perbedaan UTBK dan SBMPTN 1

Perbedaan UTBK dan SBMPTN: Alasan dan Perubahan

Perbedaan UTBK dan SBMPTN mulai menjadi topik utama, mengawali semester genap, tentunya menjadi masa-masa kritis bagi siswa kelas 12 SMA/sederajat.

Untuk Info lebih lengkapnya bisa isi Biodata Disini

Berbagai latihan ujian, ujian praktek, persiapan ujian mulai masuk dan menjadi jadwal utama. 

Bagi adik-adik yang masih di kelas 11 atau 10 penting untuk mengetahui dan segera mempersiapkan langkah selanjutnya menuju universitas.

Timeline para calon mahasiswa biasanya akan didahului dengan pendaftaran siswa eligible untuk melaju pada persaingan SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri).

Tahapannya, siswa akan mendaftarkan akun yang lalu akan diproses di lembaga pusat.

Setelahnya siswa akan menerima pengumuman mengenai apakah mereka eligible/dapat mengikuti SNMPTN. Jika tidak berhasil, jangan khawatir karena mungkin takdirmu ada di SBMPTN.

Sifat SNMPTN lebih fokus pada penilaian rekam jejak akademik yang dimiliki siswa, juga rekam jejak akademik alumni yang berkuliah di universitas terpilih.

Berbeda sistemnya dengan SBMPTN yang memerlukan tes tulis, untuk mendaftarkan diri di universitas tujuan.

Pada mulanya, SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) tahun 1970 dikenal sebagai Sipenmaru, kemudian berubah menjadi UMPTN, SPMB, dan SNMPTN tertulis.

Sistem awal yang berlaku pada SBMPTN adalah, para siswa terlebih dahulu mempersiapkan universitas tujuan mereka. Kelak saat ujian berlangsung kalian bisa langsung memilih universitas dan melaksanakan ujian.

Sistem seperti ini dinilai minim transparansi, para siswa tidak mengetahui skor yang didapat sehingga tidak bisa memperkirakan berapa besar peluang kelulusan mereka.

Sehingga, diciptakanlah UTBK (Ujian Tertulis Berbasis Komputer) pada tahun 2018 dan mulai diterapkan pada seleksi masuk perguruan tinggi tahun 2019.

Apakah dengan dibentuknya UTBK, SBMPTN menghilang begitu saja? Jawabannya tidak. Justru hingga sekarang keduanya tidak dapat terpisahkan sehingga banyak yang mengenalnya sebagai UTBK-SBMPTN.

Sistem baru dalam UTBK-SBMPTN adalah, siswa akan terlebih dahulu melaksanakan ujian, mendapat skor yang kemudian digunakan untuk mendaftarkan diri melalui SBMPTN.

Untuk mendapatkan skor yang diinginkan tak jaran para calon mahasiswa memilih mengikuti bimbel UTBK-SBMPTN.

Salah satu lembaga terbaru yang dibentuk khusus untuk menyelenggarakan UTBK adalah LTMPT (Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi).

Menilik pada laman resmi LTMPT untuk tahun 2022, timeline lengkap UTBK SBMPTN adalah :

  • Penyebarluasan informasi mengenai UTBK-SBMPTN dimulai sejak 01 Desember 2021-15 April 2022
  • Pembuatan akun LTMPT bagi siswa dibuka mulai tanggal 14/02/ 2022-17/03/ 2022
  • Pendaftaran UTBK-SBMPTN akan dibuka sejak 23 Maret-15 April 2022
  • Gelombang I UTBK dibuka dan dilaksanakan 17-23 Mei 2022
  • Gelombang II UTBK dilaksanakan 28 Mei-03 Juni 2022
  • Pengumuman hasil SBMPTN tanggal 23 Juni 2022
  • 25-31 Juli atau 7 hari untuk men-download sertifikat

Bagaimana cara membuat akun LTMPT?

Akun LTMPT ini kelak akan kamu gunakan untuk mendaftar dan mendapatkan jadwal UTBK dan mendaftarkan diri pada seleksi SBMPTN, alurnya adalah:

Mengunjungi website resmi https://portal.ltmpt.ac.id

  • Klik tulisan “Daftar Disini”
  • Klik pilihan menu “Siswa”
  • Sertakan identitas seperti NISN, NPSN juga tanggal kelahiran siswa.
  • Klik tombol “Selanjutnya”
  • Tuliskan email dan password (yang masih aktif, karena aktivasi akan dikirimkan melalui email)
  • Tekan “daftar” tunggu notifikasi untuk aktivasi akun.
  • Buka pesan aktivasi akun yang masuk melalui email. Kemudian klik “Aktivasi Akun”
  • Akun LTMPT milikmu telah berhasil diaktivasi. Login ke akun yang sama melalui website resmi LTMPT

Perbedaan UTBK dan SBMPTN dalam alur pendaftaran

Perbedaan UTBK dan SBMPTN 2

Cara mendaftar UTBK adalah:

  • Registrasi akun LTMPT dengan menggunakan NISN, NPSN, dan tanggal lahir milik peserta melalui website resmi LTMPT
  • Log in kembali ke website yang sama, kemudian klik menu “Verifikasi dan Validasi Data”
  • Isi biodata 
  • Unggah pas photo (bukan hasil swafoto) terbaru
  • Verifikasi biodata
  • Klik menu “Pendaftaran UTBK-SBMPTN”
  • Melengkapi berbagai persyaratan seperti; biodata, pemilihan program studi, mengunggah portofolio yang dibutuhkan (tergantung program studi tujuan dan kebijakan universitas).
  • Portofolio bisa berupa kegiatan olahraga, seni rupa, desain, kriya, seni tari, seni teater, seni music, seni karawitan, etnomusikologi, fotografi, film dan televisi, hingga seni pedalangan.
  • Selanjutnya kamu harus memilih dan memutuskan tempat ujian atau UTBKPTN
  • Setelahnya, kamu akan mendapatkan slip pembayaran.
  • Melakukan pembayaran di bank, jangan sampai lengah karena pembayaran memiliki batas, hanya berlaku selama 24 atau satu hari saja.
  • Setelah melakukan pembayaran, segera lakukan pencetakan kartu ujian UTBK. Caranya, dengan login ke laman resmi LTMPT lalu pilih menu pendaftaran UTBK-SBMPTN untuk mencetak kartu dalam bentuk file.
  • Perhatikan jadwal yang kamu pilih, jangan sampai salah tanggal dan lakukan persiapan dini seperti booking tempat penginapan, atau memastikan jadwal mu kosong saat hari H ujian UTBK.

Cara mendaftar SBMPTN adalah:

  • Peserta sudah memiliki akun LTMPT yang teregistrasi dan permanen.
  • Peserta berstatus sebagai warga negara Indonesia dibuktikan dengan memiliki Nomor Induk Kependudukan.
  • Peserta yang merupakan lulusan tahun 2022 wajib mengantongi surat keterangan bahwa benar mereka adalah siswa kelas 12 yang disertai dengan foto berwarna terbaru, cap sekolah, tanda tangan kepala sekolah.
  • Peserta berumur maksimal 25 tahun bagi lulusan 2020, 2021, dan 2022.
  • Peserta yang merupakan lulusan tahun 2020 dan 2021 harus sudah mengantongi ijazah, bagi lulusan luar negeri maka wajib memiliki ijazah yang disetarakan.
  • Peserta telah dinyatakan tidak lulus SNMPTN tahun 2020,2021, dan 2022. Untuk memberikan kesempatan bagi calon mahasiswa lainnya.
  • TKA dan TPS saintek bagi rumpun saintek (IPS), TKA dan TPS soshum bagi rumpun soshum (IPS), kelompok ujian campuran akan mengerjakan keduanya. Bahasa Inggris berlaku bagi ketiga kelompok ujian.
  • Peserta yang akan memilih program studi kedokteran dan kedokteran gigi harus berasal dari lulusan SMA IPA.
  • Peserta dinyatakan sehat, sehingga tidak mengganggu proses selama masa studi.
  • Portofolio menjadi waijb bagi peserta yang memilih program studi seni dan olahraga.
  • Peserta penyandang tuna netra wajib menyertakan surat pernyataan tunanetra
  • Peserta wajib melakukan pembayaran biaya UTBK melalui bank konvensional yang bekerjasama dengan lembaga LTMPT yakni bank Mandiri, BNI, BTN, dan bank BRI.

Perbedaan UTBK dan SBMPTN dalam hal biaya

Saat mengikuti SBMPTN kamu tidak lagi perlu mengeluarkan biaya. sementara itu, banyaknya uang yang harus kamu keluarkan untuk UTBK adalah:

  • mengikuti salah satu kelompok ujian biayanya 200.000 Rupiah
  • Rp. 300.000 atau bertambah 100.000 untuk ujian campuran

Perbedaan UTBK dan SBMPTN dalam ujian

SBMPTN sendiri tidak lagi mngaitkan diri dengan ujian, karena sudah saatnya menentukan pilihan dan kelulusan. Berikut adalah rangkaian materi yang menjadi bahan ujian UTBK:

Tes Potensi Skolastik (TPS)

Materi ujian yang satu ini akan mengukur kemampuan kognitif peserta yang mendukung keberhasilan sekolah formal pada umumnya. Kemampuan penalaran umum, kemampuan kuantitatif. 

Yang terdiri atas pengetahuan dan penguasaan terhadap matematika dasar, ada pula pengetahuan dan pemahaman umum, hingga kemampuan memahami bacaan dan manulis mnjadi topik utamanya.

Tes kemampuan Bahasa Inggris

Biasanya memiliki format berisikan teks/bacaan panjang lalu peserta akan ditugaskan untuk menentukan topik dari teks tersebut.

Atau mengisi bagian rumpang dari satu dialog percakapan dengan struktur dan susunan yang sesuai dengan pedoman grammar Bahasa Inggris.

Tes kemampuan akademik

Tes ini digunakan untuk mengukur pengetahuan dan pemahaman keilmuan yang diajarkan pada sekolah menengah atas, berbeda dengan TPS, TKA langsung menguji kemampuan peserta dalam mata pelajaran yang dipilih.

Seperti, saat peserta memilih kelompok ujian Saintek maka bahan ujian yang akan ia terima dalam sesi kali ini adalah Biologi, Kimia, Fisika.

Sementara untuk peserta kelompok ujian soshum akan diberikan materi ujian Sosiologi, Sejarah, Geografi, dan Ekonomi.

Beberapa perbedaan UTBK dan SBMPTN 2022

  • Pada tahun ini, Bahasa Inggris akan menjadi subtes tersendiri, berbeda dalam beberapa tahun belakangan dimana Bahasa Inggris masih tergolong dalam kategori TPS.
  • Walau merupakan tes tersendiri, pengerjaan tes Bahasa Inggris tetap mengikuti waktu pengerjaan ujian TPS.
  • Bahasa Inggris dan TPS dinilai terpisah.
  • Nilai hasil UTBK dapat digunakan untuk mengikuti seleksi ujian mandiri masuk universitas baik PTN maupun PTS. Saat ini setidaknya sudah ada 56 PTN yang menerapkan nilai UTBK dalam penyeleksian calon mahasiswa.
  • Hal ini akan bersifat lebih praktis, karena peserta tidak lagi perlu bersusah payah mengikuti puluhan ujian masuk universitas.
  • Bukan hanya PTN, PTK (Perguruan Tinggi Kedinasan) yang banyak diincar yakni STAN juga telah menggunakan nilai UTBK sebagai syarat dalam seleksi mahasiswa baru.
  • Mengantisipasi terjadinya kebocoran soal, setiap peserta, setiap gelombang, dan setiap harinya akan menghadapi soal-soal yang berbeda.

One Reply to “Perbedaan UTBK dan SBMPTN: Alasan dan Perubahan”

Leave a Reply

Your email address will not be published.

× Available on SundayMondayTuesdayWednesdayThursdayFridaySaturday