Kursus IELTS Educraft

Kursus IELTS dan Persiapan yang Dibutuhkan

Sebagian besar dari Anda tentu sudah pernah mendengar mengenai kursus IELTS. Pelatihan IELTS ini merupakan salah satu sarana penting bagi pelajar maupun mahasiswa yang ingin berkuliah luar negeri.

Juga para pekerja profesional yang ingin mencari pengalaman bekerja di perusahaan yang ada di luar negeri.

Seperti yang diketahui, melanjutkan studi di luar negeri merupakan impian dari banyak pelajar maupun mahasiswa di Indonesia. Bahkan tak sedikit pula orang yang ingin memiliki kesempatan untuk mencari pengalaman kerja di luar negeri sebagai tenaga kerja profesional.

Tentu untuk bisa melanjutkan studi atau bekerja di luar negeri ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Contohnya untuk pelajar kelas 12 atau mahasiswa S1 yang ingin mengenyam ilmu di Perguruan Tinggi Luar Negeri harus memiliki bekal nilai yang memadai, surat rekomendasi dari universitas asal (bagi mahasiswa S1), dan mengikuti ujian SAT.

Sedangkan untuk para calon tenaga kerja profesional yang ingin bekerja di luar negeri harus menyiapkan sejumlah dokumen penting yang diperlukan.

Namun selain syarat-syarat di atas, salah satu syarat penting yang perlu dipenuhi oleh para pelajar atau mahasiswa yang hendak berkuliah di luar negeri maupun orang yang akan bekerja di luar negeri adalah memiliki sertifikat kemampuan berbahasa Inggris.

Sertifikat tersebut merupakan salah satu syarat penting agar Perguruan Tinggi atau Perusahaan yang dituju mengetahui tingkat kemampuan Bahasa Inggris calon mahasiswa atau calon pekerjanya.

Hal ini tentu saja berkaitan dengan kesiapan para calon mahasiswa untuk menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi Luar Negeri yang dipilih, maupun para calon pegawai dalam bersosialisasi dengan lingkungan kerja nanti.

Sebab, di tengah perkembangan dunia yang semakin mengglobal, tuntutan untuk memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang baik menjadi salah satu standar yang wajib dimiliki semua orang.

Terutama bagi para pelajar dan pekerja profesional. Tentu saja hal ini tak luput dari penggunaan Bahasa Inggris sebagai Bahasa Internasional yang utama.

Untuk mendapatkan sertifikat tersebut Anda bisa mengikuti tes kemampuan berbahasa Inggris dari lembaga yang terpercaya. Tes kemampuan Bahasa Inggris yang dikenal oleh masyarakat ada beberapa macam. Salah satunya adalah International English Language Testing System, atau yang biasa lebih dikenal dengan nama IELTS.

Tes IELTS sendiri merupakan standar internasional yang telah diakui oleh 6.000 organisasi di dunia, termasuk lebih dari 3.000 organisasi dan lembaga di Amerika Serikat.

Tak heran jika saat ini ada begitu banyak orang yang tertarik mengikuti kursus IELTS pun semakin bertambah agar bisa mendapatkan skor tes IELTS yang sempurna.

Pengertian IELTS dan Standarisasi IELTS

IELTS atau International English Language Testing System adalah salah satu jenis tes untuk mengukur kemampuan Bahasa Inggris dengan standar internasional yang diselenggarakan oleh beberapa lembaga dari Inggris dan Australia. 

Namun kini lembaga resmi yang menyediakan tes IELTS sudah ada di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Pada awalnya, tes IELTS diadakan oleh Cambridge University dan British Council di tahun 1989.

Dan saat ini tes tersebut terus berkembang dan digunakan oleh banyak Perguruan Tinggi Luar Negeri untuk mengetahui kemampuan berbahasa Inggris para calon mahasiswanya.

Universitas di Luar Negeri yang kebanyakan menggunakan tes IELTS sebagai salah satu syarat pendaftaran adalah universitas – universitas di Eropa.

Dan juga negara – negara yang tergabung di dalam daftar negara persemakmuran Inggris, seperti Australia, Selandia Baru, Singapura dan lainnya.

Dalam tes IELTS ada dua program tes. Pertama adalah IELTS Academic Version. Tes IELTS ini khusus ditujukan untuk para pelajar atau mahasiswa yang akan melanjutkan studi dan mendaftar di Perguruan Tinggi Luar Negeri maupun lembaga pendidikan tinggi lainnya.

Selain untuk para pelajar dan mahasiswa, IELTS Academic Version juga diperuntukkan bagi para tenaga kerja ahli atau profesional seperti tenaga medis, baik itu dokter atau perawat yang ingin bekerja di negara – negara Eropa pada umumnya, atau di negara persemakmuran inggris yang menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantarnya.

Dan program tes IELTS yang kedua adalah IELTS General Test. Pilihan program ini ditujukan bagi orang – orang yang memiliki rencana untuk mengikuti program pelatihan yang bersifat non-akademik atau untuk mendapatkan pengalaman kerja, magang, atau untuk tujuan imigrasi ke negara – negara yang menggunakan Bahasa Inggris.

Nantinya, sertifikat hasil tes IELTS dapat digunakan di sebagian besar lembaga pendidikan dan non pendidikan di berbagai negara.

Sebut saja, seperti Inggris, Australia, Selandia Baru, Kanada, Irlandia, dan hampir seluruh negara-negara Eropa, dan juga lebih dari 2.000 lembaga atau institusi pendidikan di Amerika Serikat, serta berbagai organisasi atau lembaga profesi Internasional.

Berbeda dengan pelaksanaan tes kemampuan Bahasa Inggris lainnya yang menggunakan komputer. Dalam tes IELTS Anda akan berhadapan langsung dengan penguji.

Hal ini bertujuan untuk meminimalisir terjadinya eror pada sistem saat berlangsungnya tes yang memungkinkan jawaban tidak terinput atau masalah sistem lainnya.

Selain itu, dalam setiap tes tentu ada ketentuan skor atau nilai yang menjadi acuan apakah Anda berhasil dalam tes tersebut atau perlu mengulang kembali.

Hal ini pun berlaku dalam tes IELTS. Berikut ini standarisasi nilai hingga tes apa saja yang wajib diikuti agar mendapatkan skor yang memuaskan.

  • Standar Ketentuan Skor IELTS

Dalam setiap tes IELTS ada beberapa sesi penilaian, di mana setiap bagian dinilai dengan skor 0-9. Dan untuk menemukan skor akhir, maka nilai pada masing –masing sesi akan diratakan untuk skor akhir, yang nantinya akan menghasilkan skala nilai 0-9.0.

Bagi Anda yang berniat untuk melanjutkan studi ke luar negeri, baik itu tingkat Perguruan Tinggi maupun lembaga pendidikan lainnya, minimal skor IELTS yang wajib diraih adalah sekitar 6.0.

Sedangkan bagi para mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan pascasarjana di Perguruan Tinggi Luar Negeri standar skor IELTS yang diwajibkan adalah sekitar 7.0.

Namun, baik setiap jenjang pendidikan dan juga instansi atau lembaga pendidikan memiliki standar nilai masing-masing.

Standar nilai tersebut membuat orang – orang berusaha keras untuk memperdalam kemampuan Bahasa Inggrisnya dengan mengikuti kursus IELTS.

  • Materi yang Diujikan dalam Tes IELTS

International English Language Testing System (IELTS) bertujuan untuk mengevaluasi pada keempat keterampilan berbahasa Inggris, yakni mendengarkan (Listening), membaca (Reading), dan menulis (Writing).

Untuk mengerjakan empat macam keterampilan tersebut peserta kursus IELTS akan diberi waktu selama 2 jam 44 menit, dan ditambah 10 menit waktu jeda.

Pada umumnya tes akan diawali dengan komponen listening, kemudian diikuti oleh komponen reading dan writing. Untuk tes speaking bisa dilaksanakan pada hari yang sama, bersamaan dengan tiga tes lainnya, atau bisa juga tujuh hari sebelum atau sesudahnya.

Berikut rincian waktu pengerjaan yang diberikan untuk masing – masing keterampilan;

  1. IELTS Listening Test

IELTS Listening Test memiliki durasi selama 30 menit. Seperti test listening pada umumnya, dalam tes ketrampilan ini peserta kursus IELTS akan diperdengarkan empat rekaman suara atau percakapan.

Di mana rekaman pertama berisi dialog yang digunakan dalam kehidupan sehari – hari, rekaman kedua berisi monolog tentang kehidupan sehari-hari atau dalam konteks sosial.

Rekaman ketiga adalah percakapan antara lebih dari dua orang yang ditempatkan dalam konteks pelatihan atau pendidikan, dan rekaman terakhir biasanya berisi monolog mengenai subjek akademik.

Di setiap masing – masing rekaman peserta diwajibkan menjawab pertanyaan yang diajukan. Rekaman yang digunakan dalam IELTS Listening test ini menggunakan suara dari native speaker (penutur asli bahasa Inggris).

  1. IELTS Reading Test

Dalam materi IELTS reading test, peserta kursus IELTS akan diberi pertanyaan sebanyak 40 soal, yang harus dikerjakan dalam durasi waktu 60 menit atau 1 jam.

Berbagai jenis pertanyaan digunakan untuk menguji keterampilan membaca peserta. Termasuk mencari pesan tersirat, ide utama, membaca cepat secara keseluruhan, serta mengetahui pendapat, sikap, dan maksud penulis teks.

  1. IELTS Writing Test

Sama halnya dengan reading test, dalam IELTS writing test peserta kursus IELTS akan diberikan waktu selama 60 menit untuk membuat dua topik tulisan.

Writing test untuk jenis IELTS Academic dan IELTS General cukup berbeda. Pada umumnya topik yang harus ditulis oleh peserta IELTS Academic adalah topik yang cocok untuk mahasiswa sarjana dan pascasarjana.

Sedangkan untuk peserta tes IELTS General, adalah topik umum yang bisa diambil dari buku, majalah, pemberitahuan, buku pegangan perusahaan yang biasa dijumpai dalam lingkungan pekerjaan.

  1. IELTS Speaking Test

Dalam tes berbicara atau speaking test ini para peserta kursus IELTS akan dinilai kemampuan bicara Bahasa Inggrisnya. Tes yang memiliki durasi waktu 11 menit hingga 14 menit ini akan dibagi menjadi tiga sesi.

Sesi pertama adalah sesi di mana peserta dipersilahkan memperkenalkan diri dan menceritakan tentang diri atau kehidupannya.

Sesi kedua, peserta akan diberikan pilihan topik acak yang harus dibahas, biasanya peserta akan diberi waktu selama 1 menit untuk persiapan dan 2 menit untuk mengemukakan pendapat tentang topik yang sudah dipilih.

Dan sesi ketiga, adalah bagian tanya jawab dimana penguji akan bertanya kepada peserta kursus IELTS seputar topik yang sudah dibahas pada sesi kedua.

Persiapan Mengikuti Tes IELTS

Setiap orang yang berniat mengikuti tes IELTS sudah pasti ingin mendapatkan skor yang tinggi. Untuk itu ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan untuk mengikuti tes IELTS.

Berikut beberapa persiapan yang bisa dilakukan sebelum Anda mendaftar dan mengikuti tes IELTS atau International English Language Testing System.

  • Mencari Informasi Seputar IELTS

Bagi sebagian orang mungkin hanya tahu bahwa IELTS adalah tes untuk menganalisis kemampuan berbahasa Inggris seseorang. Tapi sebenarnya ada banyak hal yang perlu diketahui seputar IELTS saat Anda berniat untuk mengikuti kursus IELTS maupun tes ini.

Misalnya saja, mulai dari tujuan dan manfaat dari mengikuti tes dan kursus IELTS. Apa saja sesi tes yang ada di dalam tes IELTS, lalu kapan biasanya tes IELT ini diselenggarakan, berapa skor IELTS yang dibutuhkan untuk syarat pendaftaran ke Perguruan Tinggi atau perusahaan di luar negeri, di mana Anda bisa mengikuti tes IELTS, hingga berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk kursus IELTS agar Anda siap menghadapi tes IELTS.

  • Membeli Buku Pedoman IELTS

Buku pedoman IELTS akan berguna sekali bagi orang – orang yang sebelumnya belum pernah mendengar seputar IELTS dan tidak tahu tentang apa saja yang diujikan dalam tes IELTS.

Biasanya buku pedoman tersebut berisi mengenai apa saja yang perlu dipersiapkan dan diperhatikan untuk ikut tes ini, cara mendaftar, penjelasan mengenai tiap sesi, yang meliputi sesi listening, reading, writing, dan juga speaking.

Selain itu buku pedoman IELTS juga terdapat beberapa contoh soal latihan tes yang bisa jadi acuan untuk belajar.

  • Mencari Teman Berlatih dan Tempat Kursus IELTS

Tak hanya latihan – latihan soal biasa saja, untuk mengasah kemampuan berbahasa Inggris maka Anda juga perlu mencari teman untuk berlatih. Terutama untuk melatih kemampuan berbicara dalam Bahasa Inggris.

Tentu saja, akan lebih baik jika Anda mencari teman yang memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang lebih baik dari Anda.

Bila sulit untuk menemukan teman yang tepat untuk berlatih, maka solusi terbaik adalah dengan mengikuti kursus IELTS.

Sebab di lembaga kursus IELTS, Anda akan berlatih dengan tenaga pengajar profesional dan berkompeten tentunya.

Selain itu Anda juga bisa mendapatkan akses tak terbatas untuk mengasah kemampuan dengan berlatih berbagai latihan soal untuk setiap sesi.

Pentingnya Mengikuti Kursus IELTS dalam Persiapan Tes IELTS

Tentu baik semua pelajar atau calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studi ke Perguruan Tinggi Luar Negeri, maupun para pekerja profesional yang bekerja di luar negeri berharap mendapatkan nilai atau skor IELTS yang tinggi.

Hal ini berkaitan besar dengan diterima atau tidaknya seseorang di Perguruan Tinggi Luar Negeri maupun perusahaan luar negeri yang diimpikan. Bukan itu saja, saat ini International English Language Testing System menjadi jenis tes bahasa Inggris paling populer di dunia.

Bagi para pelajar atau calon mahasiswa, mendapatkan skor tes IELTS yang tinggi tak hanya bisa menjadi kunci untuk diterima di Universitas atau luar negeri yang didambakan, tapi juga bisa menjadi salah satu bekal utama untuk mendaftar dan mendapatkan beasiswa pendidikan ke luar negeri dengan mudah.

Oleh sebab itu, mengikuti kursus IELTS sangat penting untuk mempersiapkan diri guna menghadapi tes IELTS dan mendapatkan skor yang memuaskan. Beberapa keuntungan yang bisa didapat dengan mengikuti kursus IELTS antara lain;

  • Mendapatkan Tips dan Trik Seputar Tes IELTS

Saat mengikuti kursus IELTS, para peserta tidak hanya akan mendapatkan berbagai materi latihan soal tes IELTS saja. Lembaga kursus IELTS juga akan memberikan tips dan trik yang jitu kepada para peserta tentang bagaimana cara mudah dan praktis dalam mengerjakan setiap sesi yang diujikan.

Selain itu kursus IELTS juga memudahkan Anda untuk lebih mendalami materi yang kurang dipahami karena Anda bisa leluasa untuk bertanya pada pengajar.

Bukan hanya itu, Anda juga bisa belajar banyak kosa kata Bahasa Inggris baru dari pengajar, yang bisa dipergunakan saat IELTS Writing Test dan IELTS Speaking Test.

  • Mendapatkan Berbagai Pengalaman Dari Tenaga Pengajar Profesional

Pada umumnya lembaga kursus IELTS akan mempekerjakan tenaga pengajar profesional dan berkompeten. Selain bisa mengasah dan memperdalam kemampuan bahasa Inggris, Anda juga bisa berbagi ilmu dan pengalaman dengan para tenaga pengajar.

Sebab biasanya, tenaga pengajar tersebut telah berpengalaman dengan tes IELTS dan berhasil mendapatkan skor tinggi, sehingga Anda pun bisa meminta mereka untuk berbagi pengalaman dan kiat – kiat agar mendapatkan skor IELTS yang memuaskan.

  • Bisa Mengetahui Progres Secara Pasti

Saat belajar mandiri, Anda mungkin akan mengalami beberapa kesulitan di beberapa materi untuk menyiapkan tes IELTS. Selain itu Anda mungkin juga akan kurang memahami materi mana yang masih perlu diperdalam dan sejauh mana progres Anda dalam penguasaan Bahasa Inggris.

Namun saat Anda mengikuti kursus IELTS, para tenaga pengajar akan membantu untuk menilai dan mengevaluasi kemampuan berbahasa Inggris Anda mulai dari keterampilan mendengar, menulis, membaca, hingga berbicara.

Karena lebih berkompeten, tentunya evaluasi dari para tenaga pengajar akan sangat membantu agar Anda tahu dibagian manakah yang harus lebih diperdalam.

Selain itu tenaga pengajar di kursus IELTS juga akan dengan senang hati membimbing Anda untuk mencapai progres semaksimal mungkin. Selain itu di dalam kursus Anda juga akan bertemu dengan teman – teman seperjuangan, sehingga Anda bisa saling mendukung satu sama lain.

  • Bisa Berlatih dan Mempersiapkan Diri Secara Efektif

Mempersiapkan tes IELTS secara mandiri memang tidak ada salahnya. Namun tak jarang saat belajar mandiri Anda akan menghadapi beberapa kendala yang bisa membuat fokus belajar menjadi berkurang.

Sedangkan di tempat kursus IELTS, baik ruangan maupun kondisi belajar dibuat sekondusif mungkin sehingga para peserta bisa belajar lebih fokus.

Bukan itu saja, di tempat kursus IELTS Anda juga akan diberikan banyak latihan soal yang bervariasi, mulai dari latihan untuk sesi listening hingga speaking.

Dan biaya kursus yang tidak murah pun akan membuat Anda termotivasi untuk terus mengikuti sesi latihan, serta termotivasi untuk mendapatkan hasil terbaik agar biaya yang dikeluarkan saat kursus IELTS tidak sia-sia.